Kamis, 30 Mei 2013

Harapan, why ?

Lantai tiga gedung tua terasa asing bercerita
alasan sebuah kemenangan yang terabaikan oleh cinta,
ada jendela muda hanya saling bercanda tampa merasa
dan disambut pintu tua yang berhenti berharap ...

Andai kau bisa mengendalikan keadilan
membayar jeritan dan tangisan harapan
tapi kau sungkar bertemu senja harapanku
kenyataan terlalu terasa bukan kebebasan bermimpi ...

Kamis, 23 Mei 2013

Tak Jelas

lewat jendela, dalam gedung, luar taman
memandang langit tampa senyuman
tak berdaya, tak kuasa mengungkapkannya
membiarkan hati memendam rasa
berkhayal, menghayal, dan diam

Malu

maulu kuakui aku ada di belakang kata itu
dengan bangga ataupun terpaksa aku rela direnggutnya
bangkit, cuma omongan yang kulakukan tampa tindakan
apalagi dalam diri telah teroposisi selamat tinggal malas, kau adalah sifatku yang tak jelas

Dendeng Parak dan Mahasiswa

terlepas asap tembakau dari mulutmu
terlihat indah lalu ambyar
kau potong bahasa sebelah dengan parang yang kurang tajam
tampak bersih tapi impotensi kekuatannya
tebukti denga tadak semangatnya mahasiswamu yang nyaman dengan mimpi bolongnya, oh katanya .....

Bicara Cinta

garis yang terbelokan kemauan
tak secepat garis yang bertangan
terharu kemauan dan kehendak Tuhan
dengan menggadaikan ketuhanan kepada orang mapan

ku telah salah langkah dengan keputusan nerakaku
cuma berharap ku yang jauh denganMu serta keluargaku keluar dari jurang keterpurukan melelan dahak sendiri

cunga cunga cunga cungok dunia
burma burma burma burmi asia barat
cinta cinto cinta cinto dunia
hanya untuk Allah SWT

Cara Bersyukur

tebal bedakku membuat silau hatimu
bau mulutku meresap ke hulu anusmu
kuning gigiku terlihat jelas dimatamu
ibu bilang, dalam teologi gak ada prinsip saling menjatuhkan
itu nikmat yang kumiliki, dan bisa begitu karena itulah jalan yang kuambil untuk mensyukurinya

Sebutir Dendam

dia yang menatapku, melecehkanku, menjual harga diriku
terjebak kemaluan kepada Tuhan
berlari - lari tergores tinta kehidupan, terombang ambing dalam kegelapan
jeritan malam, jeritan buatan, jeritan dosa membebalkan di kupingku saat melaksanakan tugas nikmat yang berujung sekarat
ketika terlintas difikiranku, betapa tipisnya dinding pembatas menuju neraka
aku sadar aku keluar dari rumah  kompleks kegelapan

Aneh

kau tanya apa keindahan dirimu
ku jawab tak tau
kau bantah ketidak tau diriku
disaat itu aku menikmati keindahanmu

Perubahah

dari pecundang menjadi pemenang
tidak bisa menjadi bisa
miskin menjadi kaya
hati menjadi sayang
bohong menjadi jujur
pemalu menjadi pemberani
bakat menjadi tekad
takut menjadi nekat
dan kami untuk anda

Bing Ung

berjalan di ruang kebingungan
dengan harap melewati tikungan
rumah indah senyuman sapaan
ketidak samaan bersiap menjadi janggalan
beri saksi kepada hati yanng berlari

Delapan Gelap

kekacauan yang mulai bercahaya
indah dipandang dengan mata karatannya
sesosok bintang terang
tidak percaya di waktu siang

sinarnya yang terpantul dikaca pudar dengan uang
bukan hanya aku yang menikmatinya
membuka hordeng kegelapan
memecahkan benteng kesunian
dan menurunkan keadilan

jangan kau salahkan cinta jika kau membencinya
jika cinta yang kau punya untuk merubah tulus adanya
cinta akan bertahan selamanya

Rabu, 15 Mei 2013

Pribadi Bangsaku

bangsaku ...
tak jauh dari kesombongan,
berfikir dan bertindak dengan ikhlas
kebohongan, kemunafikan bukanlah pribadi bangsaku,
semoga saja tetap begitu ...